Jumat, 14 Juni 2013

BERKAT
Apa itu berkat? Mengapa banyak orang yang di dalam doanya selalu meminta berkat kepada Tuhan? Lalu, dimana kita dapat memperoleh berkat itu? Apakah kita bisa membelinya di pasar atau di toko-toko terdekat? Apakah berkat itu mampu kita beli dengan uang? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan diilustrasikan dengan gula.
Saat kita mengambil beberapa butir gula, maka kita hanya menjilatnya dan mengatakan, “Manis!” Namun pernahkah kita berpikir dari mana asal gula tersebut? Apakah gula dapat kita temukan dalam bentuk yang sekarang kita lihat di dapur?

Ya, gula berasal dari pohon tebu. Batang-batang pohon tebu harus dipotong dan para petani harus sudah siap dengan duri-duri kecil yang setiap waktu dapat menyakiti kulitnya. Batang itu harus dikupas terlebih dahulu sebelum akhirnya diperas dan dibuang ampasnya. Setelah itu cairan tebu akan melewati banyak proses sehingga dihasilkan kristal-kristal bening yang disebut dengan gula.

Gula yang manis perlu melewati berbagai macam proses. Begitu juga bila kita ingin mendapatkan sebuah berkat. Kita tidak bisa tinggal diam begitu saja. Kita harus bergerak dan melakukan banyak hal. Bila kita mempunyai impian, maka lakukan suatu tindakan yang nyata untuk mewujudkannya. Dan jangan lupa untuk menyertakan Tuhan dalam setiap perkara kita.

Saat kita sudah melakukan yang terbaik dan melewati ujian-ujian yang berat, maka sudah saatnya Tuhan memberikan “gula” kepada kita. Saat kita berhasil melakukan sebuah perjuangan, maka berkat yang manis itu pun akan kita dapatkan.

Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.

(Pengkhotbah 3:13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar